Peresmian uji coba penyaluran dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) melalui uang elektronik

Image 03

Foto:Peresmian uji coba penyaluran dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) melalui uang elektronik dengan memanfaatkan Agen Layanan Keuangan Digital (LKD) telah dilakukan hari ini (8/10) oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ronald Waas, di Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Selanjutnya, uji coba juga akan dilakukan pada 8-30 Oktober 2014 di Cirebon, Jawa Barat dan Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan penerima PKH lebih dari 1.300 orang.

 

“Pembayaran bantuan sosial tidak lagi dibayarkan secara tunai namun disalurkan melalui uang elektronik yang dapat diambil kapan saja dan dimana saja melalui Agen LKD. Ini merupakan hal yang baru di Indonesia,” kata Ronald. Sistem ini bukan saja bermanfaat bagi pemerintah karena meningkatkan efisiensi, transparasi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan, namun bagi perekonomian nasional model ini juga bermanfaat menjadi pintu masuk jutaan masyarakat miskin penerima bantuan dalam mengakses sektor keuangan formal, yang merupakan bagian dari Program Nasional Keuangan Inklusif.

Direktur Mikro dan Retail, Bank Mandiri, Hery Gunardi mengatakan, pada penyaluran dana bantuan PKH, penerima akan langsung mendapatkan dana bantuan yang ditransfer oleh bank ke masing-masing nomor handphone penerima.“Penerima dana bantuan akan mendapat informasi melalui SMS jika bantuan sudah ditransfer, atau melakukan pengecekan langsung melalui menu mandiri e-cash di handphone. Setelah itu, penerima dapat langsung melalui transaksi penarikan tunai di Agen LKD Bank Mandiri,” ujar Hery Gunardi.

Skema penyaluran dana bantuan melalui agen LKD ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan Bank Indonesia. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan perbankan non-tunai dalam bertransaksi sehingga lebih efisien dan efektif.

Konsep LKD merupakan kegiatan layanan jasa sistem pembayaran dan keuangan yang bekerjasama dengan pihak ketiga (agen), dengan memanfaatkan teknologi mobile based maupun web based. Layanan ini untuk mendukung pengembangan keuangan inklusif serta mendukung penyaluran dana bantuan Pemerintah (G2P) secara efektif. Agen LKD diyakini dapat membantu masyarakat yang belum pernah berhubungan dengan bank (unbanked segment).

Kegiatan ini merupakan kerjasama Bank Indonesia dengan berbagai lembaga yaitu, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).


Berita Lainnya

Laporan Tahunan dan Pengajuan Proposal Lokasi PKH 2015

Yth. Operator Kabupaten/Kota Kohor 2011-2014 di tempat Berikut kami sampaikan beberapa ...

Peresmian uji coba penyaluran dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) melalui uang elektronik

Foto:Peresmian uji coba penyaluran dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) melalui uang ...

KESEPAKATAN RAKOR MENGENAI VERIFIKASI LW

Nomor : 313/UPPKH.PROVJATENG/X/2014                 ...

Tata cara pendaftaran CPNS Kabupaten Sragen

 Pendaftaran CPNS Kab. Sragen Tahun 2014 Sragen - Untuk tahun 2014 ini ...

RINCIAN FORMASI ASN DAERAH DARI PELAMAR UMUM PEMERINTAH KABUPATEN SRAGEN TAHUN ANGGARAN 2014

RINCIAN FORMASI ASN DAERAH ...

Pengunjung hari ini : 3
Total pengunjung : 150381
Hits hari ini : 10
Total Hits : 482169
Pengunjung Online : 1